Perebutan Kursi DPRD Kota Malang Masih Dikuasai PDIP, Bagaimana dengan Partai Pendatang Baru?

Ilustrasi (KPU.go.id).
Ilustrasi (KPU.go.id).

PACITANTIMES, MALANG – Penghitungan suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) masih berlangsung. 

Meski penghitungan diprediksi rampung pada Mei mendatang, saat ini sederet partai sudah melakukan penghitungan secara mandiri.

Salah satunya penghitungan suara Pilihan Legislatif (Pileg) dalam memperebutkan kursi DPRD Kota Malang periode 2019-2024

Beberapa parpol pun semakin optimis mereka akan berhasil menduduki kursi legislatif.

Di antaranya sederet partai penguasa dan petahana yang sejak beberapa tahun terakhir duduk sebagai perwakilan rakyat Kota Malang. 

Mulai dari PDI Perjuangan, Demokrat, Golkar, PKB, PAN, hingga PKS yang sudah melakukan real count sejak beberapa hari terakhir.

PDI Perjuangan sebagai partai pemenang dalam Pileg 2014 (dengan 11 kursi di DPRD Kota Malang) sudah mengantongi 86 ribu suara lebih dari lima Daerah Pilihan, sampai Sabtu (20/4/2019) malam. 

Hal itu disampaikan Keta DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Made Rian DK.

"Kami optimis akan mendapat kursi lebih dari 11. Kami yakin akan ada penambahan dari Lowokwaru dan Kedungkandang," katanya pada MalangTIMES.

Kemudian Partai Golkar yang pada Pileg 2014 lalu berhasil mendapat lima kursi dan masuk jajaran empat besar perolehan suara tertinggi kali ini juga optimis akan kembali menempati posisi terbesar. 

Karena sampai saat ini, Golkar sudah mencatat ada 32.800 lebih suara untuk Golkar. Golkar pun optimis akan mendapat lima hingga enam kursi di tahun ini.

Sementara untuk PKB dan Demokrat yang juga masuk dalam jajaran partai peraih suara terbanyak pada Pileg 2014 sampai saat ini masih belum tuntas melakukan penghitungan suara. 

Masing-masing optimis akan kembali meraih suara terbanyak.

"Kami masih menunggu hitungan sampai semuanya tuntas. Tapi kami yakin akan dapat perolehan yang memuaskan," terang Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Malang, Adi Sancoko.

Selanjutnya PAN yang pada Pileg 2014 mendapat empat kursi tahun ini optimis akan memperoleh suara yang tak jauh berbeda, bahkan lebih baik. 

Partai memperkirakan akan mendapat empat hingga lima kursi untuk duduk di DPRD Kota Malang.

"Sampai Senin (20/4/2019) malam kami sudah dapatkan suara lebih dari 20 ribu. Kami optimis dapat empat sampai lima kursi," jelasnya.

Selanjutnya PKS, yang pada Pileg 2014 lalu berada di posisi bawah, yaitu memperoleh tiga suara tahun ini nampaknya meraih kejayaan. 

Karena dalam hitungan real count yang dilakukan, mereka sudah membekukan sebanyak 47.034 suara.

Dengan rincian 13.356 suara untuk Dapil Lowokwaru (input suara 89 persen), sukun 9.653 suara (input data 91 persen), Kedungkandang 6.639 suara (input data 98 persen), Blimbing 10.387 suara (input data 94 persen), da  Klojen sebanyak 6.999 suara (input data 98 persen).

"2014 kami dapat tiga kursi dengan  total suara 26 ribu lebih. Kali ini kami optimis akan dapat enam kursi," jelasnya.

Sementara partai pendatang baru, Perindo yang sejak awal optimis akan mampu meraih suara besar menyampaikan jika mereka akan mendapat jatah kursi sebanyak yang telah ditargetkan sejak awal.

"Kami optimis dapat tiga kursi," ujar Ketua DPD Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly.

Sebagai informasi, tahun ini total ada 12 parpol yang ikut bergulat memperebutkan 45 kursi DPRD Kota Malang. Ke 12 parpol itu adalah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, 
Partai Demokrat.

Selanjutnya Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sedangkan dalam Pileg 2014 lalu, total juga ada 12 parpol yang ikut dalam pertarungan. Dengan rincian perolehan  kursi adalah sebagai berikut.

PDI Perjuangan mendapat 11 kursi, PKB 6 kursi, Golkar dan Demokrat masing-masing 5 kursi. Selanjutnya PAN dan Gerindra masing-masing 4 kursi, PPP, Hanura, dan PKS masing-masing 3 kursi, dan 1 kursi untuk Nasdem. Sementara PKPI dan PBB gagal duduk di kursi parlemen dalam Pileg 2014.

 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pacitantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pacitantimes.com | marketing[at]pacitantimes.com
Top