SILPA Kota Malang Capai Rp 489 Miliar, Begini Penjelasan Wali Kota Sutiaji

Wali Kota Malang, Sutiaji (Dok. MalangTIMES)
Wali Kota Malang, Sutiaji (Dok. MalangTIMES)

PACITANTIMES, MALANG – Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) Kota Malang 2018 lalu mencapai Rp 489,5 Miliar. 

Angka yang lumayan besar itu disebut dilatarbelakangi berbagai faktor. 

Sehingga, anggaran yang telah ditetapkan tidak dapat direalisasikan sebagaimana perencanaan yang dibuat.

Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan SILPA yang lumayan besar itu sebagian besar dikarenakan adanya proyek yang gagal lelang. 

Sebagian besar merupakan proyek yang memang ditetapkan dengan anggaran yang besar. 

Salah satunya adalah rencana pembangunan Islamic Center.

"Dan selain Islamic Center ada banyak lagi program yang gagal lelang," katanya pada wartawan, Rabu (12/6/2019).

Pria berkacamata itu juga menyampaikan jika selain gagal lelang, beberapa program yang semestinya dilaksanakan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2018 juga banyak yang tidak terlaksana. 

Seluruhnya juga telah ditetapkan dengan anggaran yang tidak kecil.

"Seperti Satpol PP kan kemarin pas PAK mau beli crane, tapi tidak jadi karena dalam katalog tidak ada. Anggarannya juga lumayan besar. Kami memilih tidak jadi membeli dan mengembalikan anggaran tetap utuh," jelas politisi Demokrat itu.

Sementara untuk realisasi secara keseluruhan belanja daerah Kota Malang di 2018 mencapai Rp 1,9 triliun atau 81,5 persen dari total anggatan kota maang 2018 yakni Rp 2,3 triliun.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Retno Sumarah menambahkan, SILPA yang besar tersebut menjadi catatan tersendiri. 

Terutama untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang banyak menghasilkan SILPA. 

Sehingga ke depan dapat dilakukan inovasi untuk menyerap anggaran sesuai dengan yang telah direncanakan.

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pacitantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pacitantimes.com | marketing[at]pacitantimes.com
Top