Tahun 2021, Pemkot Blitar Pastikan Semua Bidang Tanah di Kota Blitar Bersertifikat

Ilustrasi.(Foto : team BlitarTIMES)
Ilustrasi.(Foto : team BlitarTIMES)

PACITANTIMES, BLITAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mengklaim tahun 2021 mendatang seluruh bidang tanah di Kota Blitar telah bersertifikat.

"Kami targetkan paling lambat 2021, semua aset tanah milik Pemkot Blitar sudah bersertifikat," ungkap Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkot Blitar, Widodo Saptono Yohanes, Kamis (27/06/2019).

Kata Widodo, data tercatat hingga saat ini jumlah total aset tanah milik Pemkot Blitar sebanyak 565 bidang. Semula, dari jumlah total itu, ada 50 bidang aset tanah yang belum bersertifikat. Tahun 2018, Pemkot Blitar sudah mengurus sertifikat untuk 12 bidang aset tanah.

Diuraikannya, Pemkot Blitar terus mengurus sertifikat untuk sejumlah aset tanah yang bukti kepemilikannya masih berupa petok letter C. Tahun ini, Pemkot Blitar mengurus sertifikat untuk 29 bidang aset tanah yang masih berupa petok letter C.

"Sekarang masih proses, kemungkinan sertifikatnya keluar tahun depan. Karena proses pengurusan sertifikat tidak bisa cepat," sambungnya.

Widodo mengatakan saat ini tinggal 38 bidang tanah milik Pemkot Blitar yang belum bersertifikat. Dari total itu, sebanyak 29 bidang tanah sedang proses pengurusan sertifikat. Sisanya, sebanyak sembilan bidang tanah akan dilakukan pengurusan sertifikat tahun berikutnya.

Sejumlah aset tanah yang belum bersertifikat itu kebanyakan bekas tanah bengkok. Selain itu, juga ada beberapa aset yang baru dibeli dan bukti kepemilikannya masih berupa petok letter C.

"Secara bertahap semua aset tanah akan kami sertifikatkan. Agar bukti kepemilikannya kuat," ujarnya.

Widodo menegaskan, jika bukti kepemilikannya sudah kuat, Pemkot Blitar tidak khawatir akan terjadi penyerobotan aset tanah oleh pihak lain. Sebab, Pemkot Blitar sudah mengantongi bukti sertifikat kepemilikan atas sejumlah aset tanah itu.

Selain itu, Pemkot Blitar juga sudah memasang plakat pengumuman kepemilikan di tiap aset tanah miliknya. Pemasangan plakat itu juga untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penyerobotan aset tanah milik Pemkot Blitar oleh pihak luar.

"Kebanyakan aset tanahnya berupa sawah. Di masing-masing aset sudah kami pasang plakat pengumuman. Biar tidak ada pihak lain yang menyerobot menggarap aset tanah milik Pemkot," pungkas Widodo.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pacitantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pacitantimes.com | marketing[at]pacitantimes.com
Top