Workshop Robot Soccer sukses digelar mahasiswa Siskom Unisba Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Workshop Robot Soccer sukses digelar mahasiswa Siskom Unisba Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Komunitas Pengusaha Tangan di Atas atau sering disebut TDA bekerja sama dengan Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar menggelar acara akbar bertajuk Pesta Wirausaha Blitar 2020. 

Acara yang dihadiri ribuan pengusaha, mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum ini digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (18-19/1/2020) di Kampus I Unisba, Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar.

Acara ini diisi dengan seminar bisnis dan kewirausahaan, bazar kuliner dan produk kewirausahaan, serta workshop dan simulasi robot soccer. 

Workshop dan simulasi robot soccer dihandle langsung oleh mahasiswa Program Studi Sistem Komputer (Siskom) Fakultas Teknologi Informasi Unisba Blitar dan diperuntukkan bagi anak-anak usia SD/MI.

Dekan Fakultas Teknologi Informasi Unisba Blitar, Pandu Kusuma, mengatakan workshop dan simulasi robot soccer ini digelar selama sehari dan kedepan akan dilanjutkan dalam bentuk kompetisi.

“Kegiatan ini untuk menyemarakkan Pesta Wirausaha Blitar 2020 yang digelar di Unisba Blitar. Mahasiswa mengenalkan lebih dalam robot soccer kepada puluhan anak-anak usia SD/MI. Disini anak-anak tak hanya tahu dunia software aja, tapi juga menambah wawasan dunia hardware,” ungkap Pandu Kusuma.

Dunia robot juga erat berhubungan dengan dunia usaha. 

Salah satu usaha yang bisa digeluti dari dunia robot ialah dengan membuka kursus pendidikan.

Membuka usaha kursus robot mungkin terasa asing di telinga kita. 

Namun tahukah Anda bahwa usaha pendidikan ini ternyata sangat menguntungkan. 

Betapa tidak dengan membuka kursus robotik ini anda bisa meraup untung antara puluhan hingga ratusan juta setiap bulannya!

Memang seperti juga mengelola bisnis lainnya, membuka kursus robotik ini butuh ketekunan dan passion. 

Namun satu hal yang membuat bisnis ini menarik adalah karena faktor minimnya persaingan. 

Jadi berbeda dengan lembaga bimbel yang sudah sangat ketat persaingannya itu. 

Jadi bisnis ini sangat cocok dilakukan oleh mereka yang ingin merintis bisnis yang menggiurkan ini sendiri, karena tidak perlu terlalu terganggu oleh persaingan usaha yang kadang sangat menguras energi.

“Sesuai dengan visi dan misi Unisba Blitar sebagai kampus entrepreneurship, dengan mengenal dunia robot ini di masa depan nanti dari kalangan anak-anak ini ada yang bisa menekuni bisnis di dunia robot, salah satunya kursus robotik ini,” katanya.

Sementara itu di workshop dan simulasi robot soccer ini peserta diberikan wawasan pengenalan perangkat-perangkat robot soccer.  

Peserta juga diajari perakitan dan uji coba permainan. 

Acara ditutup dengan kuis dengan peserta yang bisa menjawab akan mendapatkan doorprize.

“Harapan kita dengan workshop dan simulasi ini, anak-anak dapat memperoleh wawasan mengenai robot soccer. Wawasan itu didapat tidak hanya dari bangku sekolah, tapi dari luar sekolah juga banyak saluran-saluran untuk menambah wawasan,” tandasnya.

Dilansir dari Wikipedia, robot soccer atau robot sepak bola adalah robot otonom khusus dan robot seluler yang digunakan untuk memainkan varian sepak bola. 

Kompetisi terorganisir utama adalah turnamen RoboCup atau FIRA yang dimainkan setiap tahun.(*)