Ilustrasi disinfektan. (Foto: shutterstock).
Ilustrasi disinfektan. (Foto: shutterstock).

Upaya pencegahan penyebaran penularan virus corona atau covid-19 terus digencarkan. Selain selalu menjaga kebersihan diri dengan cuci tangan, menerapkan social distancing dan physical distancing, hal lainnya yang bisa dilakukan yakni menjaga kebersihan lingkungan.

Perihal kebersihan lingkungan di antaranya bisa dilakukan dengan menyemprotkan cairan disinfektan agar terbebas dari paparan virus corona. Cara pencegahan ini bisa dilakukan secara mandiri, mulai dari pembuatan hingga pelaksanaannya.

Namun, jangan asal. Jika ingin melakukan pembuatan dan penyemprotan disinfektan secara mandiri, beberapa hal ini perlu diperhatikan.

Puskesmas Pandanwangi di Kota Malang membeberkan apa saja yang harus dipersiapkan untuk pembuatan dan penyemprotan disinfektan secara mandiri tersebut. Melalui akun instagram @pandanwangipuskesmas, petugas kesehatan Puskesmas Pandanwangi berbagi pengetahuan mengenai disinfektan atau disinfeksi yang dibalut dalam video singkat berdurasi lima menit.

Salah satu petugas kesehatan, Lilik Yuliati, menjelaskan disinfeksi merupakan proses pengurangan atau menghilangkan jumlah mikroorganisme dari tingkat yang berbahaya ke tingkat yang lebih rendah.


Pembuatannya memang mudah karena bisa menggunakan bahan-bahan yang biasanya selalu tersedia di rumah. Namun,  penggunaannya harus sesuai dengan protokol kesehatan.

 

Lilik  menyebut, ada dua hal yang harus dilakukan dalam proses disinfeksi. Yakni, disinfeksi permukaan dan udara atau ruangan.

"Disinfeksi permukaan datar, seperti lantai, meja, kursi, almari dan perabotan rumah tangga lainnya. Kemudian, yang sering bersentuhan dengan tangan kita. Misalnya, gagang pintu, gagang telepon, dan pegangan eskalator," jelasnya.

Sedangkan disinfeksi udara atau ruangan disemprotkan pada sasaran ruangan yang terindikasi atau terkontaminasi oleh mikroorganisme. "Seperti ventilasi buatan, AC, blower dan lainnya," imbuhnya.

Tak hanya itu. Dalam video tersebut juga dijelaskan pembuatan disinfektan. Setiap orang yang akan membuat juga harus dalam keadaan bersih dan memakai masker serta sarung tangan.

Pnggunaan bahan yang bisa digunakan untuk pembuatan disinfektan di antaranya pemutih pakaian. Bisa juga menggunakan karbol atau lysol dan pembersih lantai.

Hal penting lainnya, usai melakukan semua  penyemprotan, masyarakat diminta untuk langsung membersihkan diri. "Setalah selesai penyemprotan, itu lepas masker dan sarung tangan. Kemidian, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir," ungkap petugas kesehatan lainnya, Margaretha.